Posts

Mendung...

Tepat pukul 12.00 siang ── tengah hari, cahaya temaram dari gumpalan awan-awan menutupi matahari yang sedang bersinar terik saat itu. Di jalan yang sepi ── di tengah-tengah perumahan tua, seorang laki-laki jakung berjalan. Lelaki jakung bermata besar kecoklatan, beramput hitam pekat, berkulit sawo matang, dan berpakaian kaos putih polos itu, berjalan dengan perasaan penuh ke-putus asa-an. Rintik-rintik air mulai turun membasahi tubuhnya. Tidak ada satupun orang yang memperdulikannya. Berbeda dengan seorang gadis berbaju kembang berwarna putih dan berpayung hitam yang berada di depannya ── sekitar 100 meter. Tidak terlalu cantik. Lebih ke oriental. Mata hitam gadis berambut lurus yang dikucir kepang itu menghampiri lelaki tadi ── dia sedang terduduk lemah. Gadis itu berlutut membagi teduhan payungnya dengan lelaki putus asa itu. “Sok baik banget sih, kamu! Pergi! Tiggalin aku sendiri. Aku gak perlu orang-orang munafik!” Lelaki itu marah. Mengeluarkan semua amarahn...

Gelang Bunga untuk Jalan

Image
Bahan dan alat : Rantai Manik-manik atau mutiara Mawar satin Jarum manik-manik Jarum dan benang Pita Cara pembuatan : 1. Gunakan jarum manik-manik untuk memasukkan pita pada rantai. 2. Tenun pita tersebut secara selang-seling pada rantai. 3. Sisakan ujung pita untuk mengikat gelang pada tangan 4. Sebelumnya, lem mutiara pada bagian tengah gelang. 5. Jahit mutiara tadi agar terikat kuat. 6. Lem juga mawar satin tadi. Boleh dijahit kembali agar terikat kuat. 7. Gelang bunga cantik siap digunakan^^ Bagaimana hasilnya sobat, bagus 'kan? Nah kalau dicoba, pasti jadi makin PD kalau jalan-jalan. Terima kasih dan wasallam =)

Gelang Mutiara Pita Merahmuda

Image
Bahan dan alat : Pita Kawat Tang Gelang mutiara Penjepit selang (Saya akan menunjukkan pada anda bagaimana cara membungkusnya) Cara pembuatan : 1. Kencangkan rekatan pita dengan lem. 2. Bungkus seluruh penjepit selang dengan pita. 3. Terbungkus^^ 4. Membungkus penjepit selang selesai. 5. Rekatkan penjepit selang yang sudah dibungkus tadi dengan gelang mutiara 6. Buat lekukan pada pita. 7. Lipat sebanyak 4 kali. Ingat, lipatannya harus melekuk, tidak lurus seperti melipat kertas. 8. Agar lipatan tidak terlepas, rekatkan beberapa bagian. 9. Rekatkan pada bagian atas gelang. 10. Terakhir, berilah pita kecil untuk mengikat pita yang sudah direkatkan pada bagian atas gelang. 11. Gelang mutiara pita merahmuda siap dikenakan. Bagaimana hasilnya, cantik kan? Lebih memuaskan lagi kalau sudah dibuat dan dicoba untuk waktu-waktu break. Dan semoga bermanfaat. Terima kasih dan wasallam =)

Header Blog

Image

Sinopsis "Pemuda di Balik Bayangan"

Samir adalah seorang siswa baru dari Mainz yang pindah ke Hamburg dan bersekolah di Hamburg JHS Lord Parker, sekolah tertua di kota Hamburg. Tak hanya dikenal sebagai sekolah tertua di Hamburg, sekolah ini juga terkenal karena prestasinya yang sangat bagus. Samir berpindah ke Hamburg karena urusan bisnis ayahnya. Namun, ada yang janggal dari sekolahnya. Setiap siswa baru datang ke sekolah mereka, tak ada satupun dari mereka yang lama bersekolah di sekolah tua itu. Dan alasannya bukan tidak betah di sekolah itu, tetapi mereka mati terbunuh. Samir tidak ingin dirinya terbunuh. Dia berusaha agar dirinya tidak terancam. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Dan dengan ditemani Kenza, Jima, Zahra, Eza, dan Devil, Samir berpetualang. Dari petualangan mudah hingga sulit. Dari yang beresiko kecil, hingga yang berbahaya. Mau ikut dengan petualangan Samir? Stay tune terus ceritanya di facebook saya  https://www.facebook.com/rahma.fadhila1?ref=tn_tnmn  . Caranya mudah. Klik tombol fol...

Prosa Liris : Pecundang

Sebenarnya, prosa liris buatan saya ini untuk tes TKK Mengarang tingkat Madya. Tapi saya mohon kritik sarannya yah^^ Semoga pembaca suka dengan prosa liris saya. “Pecundang”              Tibalah aku di rumah. Masuk ke kamar, lalu bercermin. Lihatlah diriku, wajah penuh dosa, wajah seorang pengecut! Dan wajah seorang pecundang. Tak ada yang memperdulikanku. Mereka semua egois! Aku benci mereka. Benci! Sangat benci.             Ku peluk boneka beruangku. Aku terduduk di sudut kamar. Aku menangis, aku menganggap hidupku sia-sia. Ya Tuhan, berat sekali cobaan yang engkau berikan kepada hambamu yang lemah ini. Hiks…hiks…hiks…             Tubuhku semakin lemah, lemah sekali. Mataku ingin sekali tertutup. Dan aku merasa di selimuti bersama boneka beruangku. Serasa seperti selimut dari surga, dengan lembutnya sutr...

Contoh Balasan Surat Pribadi

Image
Pada saat semester 1, saya pernah diberi tugas oleh guru Bahasa Indonesia saya, Ibu Sarmiati, untuk membalas surat yang sudah ada di dalam buku. Awalnya, saya ragu-ragu apakah kata-kata saya tepat atau tidak. Dan Alhamdulillah, hasilnya maksimal. Tetapi, karena pendapat orang berbeda-beda, saya terima sarannya. Karena saya masih dalam tahap belajar . Berikut adalah isi surat yang ada di buku. Ternate, 10 Februari 2012 Teruntuk sahabatku, Kurnaim di Makasar Salam rindu, Hai, Kurnaim, bagaimana kabarmu? Sehat-sehat saja, kan? Aku dan keluargaku di sini juga dalam keadaan sehat. Wah, selamat ya, Kur, kamu terpilih menjadi kiper terbaik kedua dunia di ajang Danone Nations Cup 2011 di Madrid, Spanyol. Tentu kamu bangga, dong? Aku sebagai temanmu juga sangan bangga kepadamu. Aku juga bangga dengan kesebelasan DNC Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa. Meskipun tidak lolos 16 besar, jangan pernah berkecil hati ya, Kur. O, iya, teman-teman di Ternate titip salam unt...