Posts

Showing posts with the label Karyaku

Watercolor Practice - Arabic Calligraphy

Image
Halo! Hari ini aku upload video timelapse  kaligrafi dengan cat air. Sebenarnya video ini dibuat tahun lalu. Namun karena adas kendala, jadi baru di upload  sekarang. Sebelumnya video ini sudah aku bagikan di instagram. Namun di youtube, kurasa akan lebih banyak orang telusuri. Happy watching video!

Bagaimana Caraku Mengungkapkan Sesuatu?

Image
Aku mempunyai sebuah passion untuk menggabungkan hasil karya menggambarku dan menulis sesuatu yang ingin ku ungkapkan. Ya, aku lebih senang mengungkapkan sesuatu dengan menggambar dan menulis. Inilah beberapa gambar dilengkapi dengan tulisan yang tak begitu berarti. 1. Prinsip Aku menggambar ini untuk menunjukkan prinsipku yang kujalani sekarang. Prinsipku yang sekarang berbeda dengan prinsipku yang dahulu.   2. Fase Aku menggambar ini ketika aku memikirkan apa yang akan aku lakukan pada saat rok biruku berganti menjadi kelabu. Karena pada saat itu, puncak pendidikan di masa sekolah. Saat itu, aku berpikir untuk menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. 3. Warna Perasaan, pikiran, dan emosi itu beragam dan berwarna. Seperti pelangi. Tetapi, ia tak peduli kapan adanya hujan. Hanya seperti fenomena unik, mungkin. 4. "Masalah" Terkadang kamu "terpenjara" dengan segala masalah-masalahmu. A...

Kamu

Image
Kamu duduk disana. Termenung menatap pelita di depanmu. Tatapan kosongmu sedari tadi berlawanan dengan api kecil yang menyala di dalam pelita itu. Tangan kananmu tak berhenti menahan kepalamu yang lelah. Sedang tangan kirimu sesekali menulis kata-kata. Wajah datarmu terlihat kacau. Saat itu, aku mendengar suara gemuruh dari luar. Apakah kamu mendengarnya? Aku tahu pasti jawabanmu. Kamu hanya menghiraukannya. Tak peduli apapun yang terjadi di luar sana. Seperti yang pernah kamu ceritakan kepadaku. Ingatkah kamu tentang hal itu? Kita bertemu ketika aku kehilangan arah. Ketika aku singgah di sebuah rumah kecil beratapkan kulit kayu dan berdindingkan bambu serta berlantai tanah. Aku duduk disana, di atas kursi di depan rumahmu. Berharap temanku mendapatiku tengah tersesat. Namun, hanya kamu yang datang. Kamu hanya melihatku sejenak. Kamu tampak tak peduli. Kamu hanya datang untuk melihat dan masuk ke rumahmu tanpa mempersilahkanku masuk. Mungkin karena aku yang tak sopan. A...

Mendung...

Tepat pukul 12.00 siang ── tengah hari, cahaya temaram dari gumpalan awan-awan menutupi matahari yang sedang bersinar terik saat itu. Di jalan yang sepi ── di tengah-tengah perumahan tua, seorang laki-laki jakung berjalan. Lelaki jakung bermata besar kecoklatan, beramput hitam pekat, berkulit sawo matang, dan berpakaian kaos putih polos itu, berjalan dengan perasaan penuh ke-putus asa-an. Rintik-rintik air mulai turun membasahi tubuhnya. Tidak ada satupun orang yang memperdulikannya. Berbeda dengan seorang gadis berbaju kembang berwarna putih dan berpayung hitam yang berada di depannya ── sekitar 100 meter. Tidak terlalu cantik. Lebih ke oriental. Mata hitam gadis berambut lurus yang dikucir kepang itu menghampiri lelaki tadi ── dia sedang terduduk lemah. Gadis itu berlutut membagi teduhan payungnya dengan lelaki putus asa itu. “Sok baik banget sih, kamu! Pergi! Tiggalin aku sendiri. Aku gak perlu orang-orang munafik!” Lelaki itu marah. Mengeluarkan semua amarahn...

Sinopsis "Pemuda di Balik Bayangan"

Samir adalah seorang siswa baru dari Mainz yang pindah ke Hamburg dan bersekolah di Hamburg JHS Lord Parker, sekolah tertua di kota Hamburg. Tak hanya dikenal sebagai sekolah tertua di Hamburg, sekolah ini juga terkenal karena prestasinya yang sangat bagus. Samir berpindah ke Hamburg karena urusan bisnis ayahnya. Namun, ada yang janggal dari sekolahnya. Setiap siswa baru datang ke sekolah mereka, tak ada satupun dari mereka yang lama bersekolah di sekolah tua itu. Dan alasannya bukan tidak betah di sekolah itu, tetapi mereka mati terbunuh. Samir tidak ingin dirinya terbunuh. Dia berusaha agar dirinya tidak terancam. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Dan dengan ditemani Kenza, Jima, Zahra, Eza, dan Devil, Samir berpetualang. Dari petualangan mudah hingga sulit. Dari yang beresiko kecil, hingga yang berbahaya. Mau ikut dengan petualangan Samir? Stay tune terus ceritanya di facebook saya  https://www.facebook.com/rahma.fadhila1?ref=tn_tnmn  . Caranya mudah. Klik tombol fol...

Prosa Liris : Pecundang

Sebenarnya, prosa liris buatan saya ini untuk tes TKK Mengarang tingkat Madya. Tapi saya mohon kritik sarannya yah^^ Semoga pembaca suka dengan prosa liris saya. “Pecundang”              Tibalah aku di rumah. Masuk ke kamar, lalu bercermin. Lihatlah diriku, wajah penuh dosa, wajah seorang pengecut! Dan wajah seorang pecundang. Tak ada yang memperdulikanku. Mereka semua egois! Aku benci mereka. Benci! Sangat benci.             Ku peluk boneka beruangku. Aku terduduk di sudut kamar. Aku menangis, aku menganggap hidupku sia-sia. Ya Tuhan, berat sekali cobaan yang engkau berikan kepada hambamu yang lemah ini. Hiks…hiks…hiks…             Tubuhku semakin lemah, lemah sekali. Mataku ingin sekali tertutup. Dan aku merasa di selimuti bersama boneka beruangku. Serasa seperti selimut dari surga, dengan lembutnya sutr...